TUGAS
6 EKONOMI KOPERASI
POLA
MANAJEMEN KOPERASI
Nama :
Muhammad Fadhilah Abdussalam
NPM :
14215552
Kelas :
3EA19
Mata Kuliah :
Ekonomi Koperasi
Dosen :
Pak Sudaryono
1. Pengertian
Manajemen dan Perangkat Organisasi
·
Pengertian Manajemen
·
Pengertian Koperasi
·
Pengertian Manajemen Koperasi
2. Rapat
Anggota
3. Pengurus
4. Pengawas
5. Manajer
6. Pendekatan
Sistem pada Koperasi
1.
Pengertian manajemen dan perangkat
koperasi
Menurut G.
Terry defenisi Manajemen adalah “Manajemen
adalah suatu proses tertentu yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian,
pelaksanaan dan pengawasan penggunaan suatu ilmu dan seni yang bersama-sama
menyelesaikan tugas untuk mencapai tujuan”.
Menurut
UU No. 25/1992, Koperasi didefinisikan adalah Badan
usaha yang beranggotakan orang seorang, atau Badan Hukum Koperasi, dengan
melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip Koperasi sekaligus sebagai
gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan azas kekeluarga
Manajemen
Organisasi Koperasi Mengenal Perangkat Organisasi Koperasi
Perangkat mengandung pengertian sejumlah alat atau perlengkapan yang diperlukan untuk mencapai tujuan.
Perangkat mengandung pengertian sejumlah alat atau perlengkapan yang diperlukan untuk mencapai tujuan.
2.
Rapat anggota
Rapat
Anggota merupakan forum tertinggi koperasi yang dihadiri oleh anggota sebagai pemilik.
Wewenag RA diantaranya adalah :
a. Menetapkan
Anggaran Dasar /ART
b. Kebijakan
Umum Organisasi, Manajemen, dan usaha koperasi
c. Memilih,
mengangkat, memberhantikan pengurus dan pengawas.
d. Pengesahan
pertanggung jawaban pengurus pengawas.
e. Amalgamasi
dan pembubaran koperasi
3. Pengurus
Pengurus
koperasi merupakan pemegang kuasa Rapat Anggota untuk mengelola koperasi.
Pada
prinsipnya RAT diselenggarakan dan dipimpin oleh pengurus tetapi pengurus dapat
diserahakan kepada anggota pada saat pertanggungjawaban pengurus.
Pengurus
berwenang :
a. Mewakili
koperasi didalam dan diluar koperasi.
b. Melakukan
tindakan hukum atau upaya lain untuk kepentingan anggota dan kemanfaatan
koperasi.
c. Memutuskan
penerimaan anggota dan pemberhentian anggota sesuai ketentuan
4.
Pengawas
Pada
prisipnya tugas pengawas tidak untuk mencari-cari kesalahan tetapiuntuk menjaga
agar kegiatan yang dilakukan oleh koperasi sesuai dengan RapatAangoota..
apabila pengawas menemukan penyimpangan maka itu harus dikonsultasikan kepada
pengurus untuk diambil tindakan, selanjunya hasil pengawasan dilaporkan kepada
Rapat Anggota.
5.
Manajer
A. Manajer
Koperasi
1. Pengurus
koperasi dapat mengangkat manajer yang diberi wewenang untuk mengelola usaha
koperasi.
2. Rencana
pengangkatan manajer diajukan kepada rapat anggota untuk mendapat persetujuan.
3. Manajer
bertanggung jawab kepada pengurus.
4. Hubungan
kerja manajer dengan pengurus berdasarkan perikatan.
5. Sebenarnya,
manajer membayar dirinya sendiri berdasarkan kemampuannya dalam mengelola usaha
B. Tugas
Manajer :
1. Melaksanakan
usaha koperasi.
2. Mengajukan
rancangan rencana anggaran pendapatan & belanja koperasi kepada pengurus.
3. Memberikan
pelayanan usaha kepada anggota.
4. Membuat
studi kelayakan usaha koperasi.
6.
Pendekatan sistem koperasi
Menurut Draheim, koperasi mempunyai
sifat ganda yaitu:
1) organisasi
dari orang-orang dengan unsur eksternal ekonomi dan sifat-sifat social
(pendekatan sosiologi)
2) perusahaan
biasa yang harus dikelola sebagai layaknya perusahaan biasa dalam ekonomi pasar
(pendekatan neo klasik)
3) Interprestasi
dari koperasi sebagai Sistem :
a. Kompleksitas
dari perusahaan koperasi adalah suatu sistem yang terdiri dari orang-orang dan
alat-alat teknik.
b. Cooperative
Combine adalah sistem sosio teknis pada substansinya, sistem yang terbuka pada
lingkungannya, sistem dasar target pada tugasnya dan sistem ekonomi pada
pengguna sumber-sumber.
Contoh : Koperasi penyediaan alat
pertanian,serba usaha, kerajinan, dan industri.
Tiga
Usaha pada Sistem Komunikasi
1) The
Businnes function Communication System (BCS)
2) Sistem
Komunikasi antar anggota
3) Sistem
Informasi Manajemen Anggota
Referensi :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar