Kamis, 24 September 2015

TULISAN 1 : PENJELASAN DAN CONTOH RUANG LINGKUP ILMU SOSIAL DASAR

Nama                    : Muhammad Fadhilah Abdussalam
NPM                      : 14215552
Kelas                     : 1EA07
Pelajaran             : Ilmu Budaya Dasar
Dosen                   : Sukestiningsih

TULISAN 1 : Penjelasan dan Contoh Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar

Bahan Ilmu Sosial Dasar dibagi atas 3 golongan , yaitu :
1.       Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu. Kenyataan-kenyataan sosial tersebut sering ditanggapi secara berbeda oleh para ahli ilmu-ilmu sosial, karena adanya perbedaan latar belakang disiplin ilmu atau sudut pandangnya. Dalam Ilmu Sosial Dasar kita menggunakan pendekatan interdsiplin/multidisiplin.

2.       Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat di perlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang di bahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial .

Sebagai contoh dari konsep dasar semacam itu misalnya konsep “keaneragaman” dan konsep “kesatuan sosial’. Bertolak dari kedua konsep tersebut di atas , maka dapat kita pahami dan sadari bahwa di dalam masyarakat selalu terdapat :
a.                   Persamaan dan perbedaan pola pemikirandan pola tingkah laku baik secara individual atau kelompok/golongan.
b.                  Persamaan dan perbedaan kepentingan.
Persamaan dan perbedaan itulah yang menyebabkan sering timbulnya pertentangan/konflik, kerja-sama,kesetiakawanan antar individu dan golongan.
3.       Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antara satu dengan lainnya saling berkaitan.
Berdasarkan bahan kajian seperti yang disebut di atas, dapat dijabarkan lebih lanjut ke dalam pokok bahasan dan sub pokok bahasan, untuk dapat di operasionalkan.
Konsorsium Antar Bidang telah menetapkan bahwa perkuliahan Ilmu Sosial Dasar terdiri atas 8 pokok bahasan. Dari ke delapan pokok bahasan tersebut maka ruang lingkup Ilmu Sosial dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya :
a.                   Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
b.                  Masalah individu , keluarga dan masyarakat.
c.                    Masalah pemuda dan sosialisasi.
d.                  Masalah hubungan antara warga negara dan negara.
e.                  Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat.
f.                    Masalah masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan.
g.                   Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi.
h.                  Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
Contoh kasus dari penjelasan ruang lingkup Ilmu Sosial Dasar :
-          Individu
Disaat rasa ego dari individu tersebut muncul saat itulah masalah sedang terjadi pada individu tersebut. Misal, ketika bersilih pendapat akibat kesalahpahaman dan rasa ego itu muncul, maka akan mengakibatkan dijauhinya kita dari orang tersebut.

-          Kelompok
Saat-saat dimana masalah terjadi dan berimbas pada banyak orang, itu adalah masalah yang dihadapi kelompok tersebut. Misal, ketika ingin membangun perusahan, namun tidak kerja team karena harus setiap omongan dan perbuatan kita yang dituruti padahal kemungkinan perbuatan kita tersebut salah, maka nantinya akan terjadi hal negatif yang berimbas pada perusahhan tersebut.

Sumber : Buku MKDU Ilmu Sosial Dasar Gunadarma                               

Rabu, 23 September 2015

TUGAS : BAB 1. ILMU BUDAYA DASAR SEBAGAI MATA KULIAH DASAR UMUM (MKDU)


Nama                    : Muhammad Fadhilah Abdussalam
NPM                      : 14215552
Kelas                     : 1EA07
Pelajaran               : Ilmu Budaya Dasar
Dosen                   : Sukestiningsih



BAB 1. Ilmu Budaya Dasar sebagai Salah Satu Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU)

1.1              Pengertian Ilmu Budaya Dasar
               
                Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. IBD termasuk kelompok pengetahuan budaya, lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof.Dr.Harsya Bachtiar menegmukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam 3 kelompok besar, yaitu :
1.       Ilmu-ilmu Alamiah (Natural Science)
        Bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah. Caranya dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan. Yang termasuk ilmu-ilmu alamiah yaitu fisika, kimia, astronomi, kedokteran, biologi. Hasil penelitiannya 100% benar dan 100% salah.

2.       llmu-ilmu Sosial (Social Science)
        Bertujuan untuk mengkaji keteraturan-0keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Digunakan metode alamiah pula dalam hal ini. Yang termasuk ilmu-ilmu sosial yaitu ilmu politik, ekonomi, sosiologi, psikologi, demografi, dsb. Hasil penelitiannya tidak mungkin 100% benar.

3.       Pengetahuan Budaya (The Humanities)
        Bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pernyataan-pernyataan yang bersifat unik, lalu diberi arti.

        Pengetahuan budaya (The Humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian seni dan filsafat. Sedangkan IBD (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dari memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.


1.2              Tujuan Ilmu Budaya Dasar
               
                Ilmu Budaya Dasar bertujuan untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.
                Sebagaimana dikemukakan di atas, penyajian Ilmu Budaya Dasar (IBD) tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan, dengan demikian jelas bahwa mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik seorang pakar dalam salah satu bidang keahlian (disiplin) yang termasuk dalam pengetahuan budaya, akan tetapi Ilmu Budaya Dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan mahasiswa.

                Kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri. Dan bahwa dalam masyarakat yang berkabung semakin cepat dan rumit ini, mahasiswa harus mangalami pergeseran nilai-nilai yang, mungkin sekali dapat membuatnya masa bodoh atau putus asa, suatu sikap yang tidak selayaknya dimiliki oleh seorang terpelajar. Bagaimanapun juga, mahasiswa adalah orang-orang muda yang sedang mempelajari cara memberikan tanggapan dan penilaian terhadap apa saja yang terjadi atas dirinya sendiri dan masyarakat sekitarnya. Sudah tentu mahasiswa perlu dibimbing untuk menemukan cara terbaik yang sesuai dengan dirinya sendiri tanpa harus mengorbankan masyarakat dan alam sekitarnya. Secara tidak langsung  Budaya Dasar akan membantu mahasiswa untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. Berpijak dari hal tersebut, tujuan mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah untuk mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran,  khususnya berkenaan dengan kebudayaan, agar daya tangkap, persepsi dan penalaran mengenai lingkungan budaya mahasiswa dapat menjadi lebih tepat.

1.3              Persamaan antara Ilmu Budaya Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial

1.       Mempelajari tentang memanusiawikan, yang pada dasarnya sebagai manusia tidak bisa hidup secara individu, akan tetapi haruslah manusia bersosialisasi kepada banyak individu tanpa melihat warna kulit, umur,keturunan,kekayaan dan lain sebagainya.

2.       Mempelajari tentang berbudaya. Sudah jadi rahasia umum bahwa bangsa indonesia ini adalah salah satu negara yang  memiliki banyak budaya, maka dengan kita mempelajari IBD ini diharap dapat memahami tentang budaya kita dan selalu berusaha menjaga budaya kita agar tidak di ambil oleh negara asing.

3.       Mempelajari tentang bertingkah laku dalam bermasyarakat. Dalam IBD juga IPS diajarkan tata cata atau tingkah laku dalam bersosialisasi sehari-hari di lingkungan. Baik di lingkungan yang kita sudah terbiasa maupun juga lingkungan yang baru, karena setiap lingkungan mempunyai cara pandang yang berbeda dalam bersosialisasi, maka kita harus bisa mengambill sikap yang tepat saat di lingkungan mana pun agar kita bisa di terima di lingkungan tersebut.


1.4              Perbedaan antara Ilmu Budaya Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial

1.       Ilmu Budaya Dasar diberikan pada tingkat perguruan tinggi sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan pada tingkat pendidikan dasar maupun tingkat pendidikan lanjutan menengah pertama sampai menengah atas.

2.        Ilmu Budaya Dasar merupakan mata kuliah tunggal, artinya tidak memiliki kelompok mata pelajaran sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial adalah kelompok dari sejumlah mata pelajaran diantaranya Sejarah, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, dan sebagainya.

3.       Ilmu Budaya Dasar bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial bertujuan untuk pembentukan pengetahuan dan keterampilan intelektual.




Sumber referensi: