TULISAN 4 : CERITA PENDEK YANG BERKAITAN DENGAN MANUSIA DAN
CINTA KASIH
Nama : Muhammad
Fadhilah Abdussalam
NPM : 14215552
Kelas : 1EA07
Pelajaran : Ilmu Budaya
Dasar
Dosen : Sukestiningsih
KASIH YANG TERBESAR
Semua orang mendambakan cinta yang terjalin akan
indah berseri sepanjang masa. Namun kehangatan api cinta bisa padam, keindahan
pesona cinta bisa memudar dan hilang. Oleh karena itu diperlukan pemahaman dan
usaha untuk menyalakan api cinta dan mempertahankan keindahan cinta.
Cinta mempunyai
berbagai definisi yang sangat signifikan apabila dilihat dari berbagai sudut
pandang. Ada yang mengatakan cinta adalah racun. ada juga yang mengatakan cinta
adalah madu. namun apabila kita mencoba mendalami apa itu cinta dan kasih
sayang pasti kehidupan yang bermakna akan kita dapatkan. Sekarang coba
bayangkan, tidak ada orang satupun yang tidak membutuhkan cinta dan kasih
sayang. ketika seseorang itu lahir pun langsung mendapatkan cinta dan kasih
sayang.
Memang cinta
butuh pengorbanan, tapi dengan pengorbanan tersebutlah kita akan mendapatkan
suatu pembelajaran untuk perjalanan suatu hubungan di kemudian hari. Jika cinta
sudah berbicara janganlah Anda tolak ataupun Anda hiraukan sesungguhnya anda
hanya membohongi dirimu sendiri akan kebenaran.
Kasih sayang
adalah esensi dari cinta yang murni. Idealnya adalah keseimbangan dalam memberi
dan menerima kasih sayang. Belajarlah untuk menyayangi kekasihmu seperti kamu
menyayangi dirimu sendiri. Nyatakanlah kasih sayangmu padanya dengan perhatian,
bersikap pengertian, bicara dengan kata-kata yang manis, menghidangkan makanan
atau minuman kesukaannya, dsb. Jangan sedih dan kecewa kalau kekasihmu tampak belum
sungguh-sungguh menyayangimu. Jangan berhenti menyayanginya, karena cepat atau
lambat dia akan merespon kasih sayangmu dengan kasih sayangnya yang murni
Semua orang
mendambakan cinta yang terjalin akan indah berseri sepanjang masa. Namun
kehangatan api cinta bisa padam, keindahan pesona cinta bisa memudar dan
hilang. Oleh karena itu diperlukan pemahaman dan usaha untuk menyalakan api
cinta dan mempertahankan keindahan cinta.
Cinta mempunyai
berbagai definisi yang sangat signifikan apabila dilihat dari berbagai sudut
pandang. Ada yang mengatakan cinta adalah racun. ada juga yang mengatakan cinta
adalah madu. namun apabila kita mencoba mendalami apa itu cinta dan kasih
sayang pasti kehidupan yang bermakna akan kita dapatkan. Sekarang coba
bayangkan, tidak ada orang satupun yang tidak membutuhkan cinta dan kasih
sayang. ketika seseorang itu lahir pun langsung mendapatkan cinta dan kasih
sayang.
Memang cinta
butuh pengorbanan, tapi dengan pengorbanan tersebutlah kita akan mendapatkan
suatu pembelajaran untuk perjalanan suatu hubungan di kemudian hari. Jika cinta
sudah berbicara janganlah Anda tolak ataupun Anda hiraukan sesungguhnya anda
hanya membohongi dirimu sendiri akan kebenaran.
Kasih sayang
adalah esensi dari cinta yang murni. Idealnya adalah keseimbangan dalam memberi
dan menerima kasih sayang. Belajarlah untuk menyayangi kekasihmu seperti kamu menyayangi
dirimu sendiri. Nyatakanlah kasih sayangmu padanya dengan perhatian, bersikap
pengertian, bicara dengan kata-kata yang manis, menghidangkan makanan atau
minuman kesukaannya, dsb. Jangan sedih dan kecewa kalau kekasihmu tampak belum
sungguh-sungguh menyayangimu. Jangan berhenti menyayanginya, karena cepat atau
lambat dia akan merespon kasih sayangmu dengan kasih sayangnya yang murni
Suatu pagi yang sunyi di Korea, di
suatu desa kecil, ada sebuah bangunan kayu mungil yang atapnya ditutupi oleh
seng-seng. Itu adalah rumah yatim piatu di mana banyak anak tinggal akibat
orang tua mereka meninggal dalam perang.
Tiba-tiba, kesunyian pagi itu
dipecahkan oleh bunyi mortir yang jatuh di atas rumah yatim piatu itu. Atapnya
hancur oleh ledakan, dan kepingan-kepingan seng mental ke seluruh ruangan
sehingga membuat banyak anak yatim piatu terluka.
Ada seorang gadis kecil yang terluka
di bagian kaki oleh kepingan seng tersebut, dan kakinya hampir putus. Ia
terbaring di atas puing-puing ketika ditemukan, P3K segera dilakukan dan
seseorang dikirim dengan segera ke rumah sakit terdekat untuk meminta pertolongan.
Ketika para dokter dan perawat tiba, mereka mulai memeriksa anak-anak yang terluka. Ketika dokter melihat gadis kecil itu, ia menyadari bahwa pertolongan yang paling dibutuhkan oleh gadis itu secepatnya adalah darah. Ia segera melihat arsip yatim piatu untuk mengetahui apakah ada orang yang memiliki golongan darah yang sama. Perawat yang bisa berbicara bahasa Korea mulai memanggil nama-nama anak yang memiliki golongan darah yang sama dengan gadis kecil itu.
Ketika para dokter dan perawat tiba, mereka mulai memeriksa anak-anak yang terluka. Ketika dokter melihat gadis kecil itu, ia menyadari bahwa pertolongan yang paling dibutuhkan oleh gadis itu secepatnya adalah darah. Ia segera melihat arsip yatim piatu untuk mengetahui apakah ada orang yang memiliki golongan darah yang sama. Perawat yang bisa berbicara bahasa Korea mulai memanggil nama-nama anak yang memiliki golongan darah yang sama dengan gadis kecil itu.
Kemudian beberapa menit kemudian,
setelah terkumpul anak-anak yang memiliki golongan darah yang sama, dokter
berbicara kepada grup itu dan perawat menerjemahkan, “Apakah ada di antara
kalian yang bersedia memberikan darahnya utk gadis kecil ini?” Anak-anak
tersebut tampak ketakutan, tetapi tidak ada yang berbicara. Sekali lagi dokter
itu memohon, “Tolong, apakah ada di antara kalian yang bersedia memberikan
darahnya utk teman kalian, karena jika tidak, ia akan meninggal!”
Akhirnya, ada seorang bocah
laki-laki di belakang mengangkat tangannya dan perawat membaringkannya di
ranjang untuk mempersiapkan proses transfusi darah.
Ketika perawat mengangkat lengan
bocah untuk membersihkannya, bocah itu mulai gelisah. “Tenang saja,” kata
perawat itu, “Tidak akan sakit kok.” Lalu dokter mulai memasukan jarum, ia mulai
menangis. “Apakah sakit?” tanya dokter itu. Tetapi bocah itu malah menangis
lebih kencang. “Aku telah menyakiti bocah ini!” kata dokter itu dalam hati dan
mencoba untuk meringankan sakit bocah itu dengan menenangkannya, tetapi tidak
ada gunanya.
Setelah beberapa lama, proses
transfusi telah selesai dan dokter itu minta perawat untuk bertanya kepada
bocah itu. “Apakah sakit?”
Bocah
itu menjawab, “Tidak, tidak sakit.”
“Lalu
kenapa kamu menangis?”, tanya dokter itu.
“Karena
aku sangat takut untuk meninggal” jawab bocah itu.
Dokter itu tercengang! “Kenapa kamu
berpikir bahwa kamu akan meninggal?”
Dengan air mata di pipinya, bocah
itu menjawab, “Karena aku kira untuk menyelamatkan gadis itu aku harus
menyerahkan seluruh darahku!”
Dokter itu tidak bisa berkata
apa-apa, kemudian ia bertanya, “Tetapi jika kamu berpikir bahwa kamu akan
meninggal, kenapa kamu bersedia untuk memberikan darahmu?”
Sambil menangis ia berkata, “Karena
ia adalah temanku, dan aku mengasihinya!”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar